Sebuah
software Enterprise Resource Planning
(ERP) dibutuhkan untuk industri dan perusahaan yang ingin berkembang di masa
depan. Banyak pabrikan dan perusahaan memiliki masalah dengan pemilihan
software ERP. Sebuah proses pemilihan yang tidak tepat dapat mempengaruhi
implementasi dan kinerja perusahaan secara signifikan. Meskipun beberapa model
diusulkan untuk memecahkan masalah ini banyak dari mereka tidak menganggap ketidakpastian
sebagai faktor lingkungan yang efektif. Dalam penelitian saat ini model baru telah
dirancang. Model ini berdasarkan pada Balance
Score Card (BSC) dan di samping itu, ketidakpastian perlu dipertimbangkan.
Tulisan ini menggunakan tiga-parameter konsep interval angka abu-abu yang
berasal dari teori-abu-abu untuk mengurangi ketidakpastian. Selain itu, digunakan
model gabungan untuk pembobotan metode yang berdasarkan pada metode Shapley dan
Entropy. Kombinasi pendekatan ini juga dikarenankan untuk mengurangi
ketidakpastian. Dan pada akhirnya, sebuah metode baru yang bernama metode proyeksi
fungsi atribut digunakan untuk peringkat. Terdapat sebuah studi kasus pada
akhir tulisan ini yang menunjukkan bagaimana model ini bekerja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar